Anak-anakku, para pelajar hebat yang berbahagia,
Setiap pagi, dengan seragam rapi, kalian melangkah melewati gerbang sekolah ini. Sebelum kita mulai upacara, mari renungkan satu pertanyaan sederhana: "Sebenarnya, apa yang membuat kaki kita melangkah ke sini setiap hari?"
Mungkin ada yang menjawab, "Karena jadwal sudah tetap," atau "Agar tidak ketinggalan pelajaran." Ada juga yang berpikir tentang janji bertemu kawan atau kegiatan ekstrakurikuler favorit. Semua alasan itu wajar. Namun, ada satu jawaban yang lebih dalam. Bayangkan sekolah ini bukan hanya gedung, tetapi sebuah pelabuhan. Setiap pagi, kalian bukan sekadar 'datang', tetapi 'berlabuh' untuk mempersiapkan perjalanan besar.
Di pelabuhan ini, kalian tidak hanya menerima muatan berupa ilmu pengetahuan dari buku. Yang lebih berharga, kalian belajar membangun kapal yang kuat untuk mengarungi samudera kehidupan. Setiap pelajaran matematika adalah latihan merakit kerangka logika yang kokoh. Setiap pelajaran bahasa adalah latihan menyempurnakan kemudi komunikasi. Setiap kerja kelompok dan olahraga adalah latihan menguatkan tali-tali kebersamaan dan ketangguhan. Bahkan, setiap tantangan dan kesalahan adalah angin dan ombak yang menguji ketahanan kapal kalian, agar siap saat benar-benar berlayar nanti.
Oleh karena itu, jangan datang ke sekolah hanya dengan tubuh. Bawalah juga hati dan impian. Tanyakan pada diri sendiri: "Apa satu hal yang ingin ku-pelajari hari ini? Keterampilan apa yang ingin ku-asah?" Jadilah perencana perjalanan untuk diri sendiri. Dunia di luar sana berubah sangat cepat, penuh dengan profesi yang bahkan belum ada namanya hari ini. Sekolah memberikan alat dan peta dasar; namun kalianlah nahkoda yang menentukan arah layar.
Man Behind The Gun-nya adalah kalian!
Di akhir minggu ini, coba luangkan waktu untuk menuliskan satu tujuan kecil. Bisa tentang penguasaan satu konsep pelajaran, peningkatan satu sikap, atau keberanian mencoba satu hal baru. Bawalah tujuan itu sebagai bekal setiap kali berlabuh di sekolah.
Semoga langkah kalian selalu penuh semangat dan kesadaran. Bahwa setiap hari di sini adalah kesempatan emas untuk mengukir diri, bukan untuk orang lain, tetapi untuk versi terbaik dari masa depan kalian sendiri.
Isi Amanah Mr. LAM - Pembina Apel SMAITDQM pada 02 Februari 2026