Ada 3 nama puasa utama menjelang Idul Qurban (Idul Adha, 10 Zulhijah), urut dari awal bulan: Puasa Zulhijjah, Puasa Tarwiyah, Puasa Arafah . Ini penjelasan lengkap nama, waktu, dan sejarahnya ya:
📌 1. Puasa Zulhijjah
Waktu: 1 – 7 Zulhijjah (7 hari pertama bulan Zulhijjah)
Nama: Sesuai nama bulannya, bulan Zulhijjah.
Sejarah & Makna:
Ini bagian dari 10 hari terbaik sepanjang tahun menurut sabda Nabi SAW: “Tidak ada hari yang amal salehnya lebih dicintai Allah selain 10 hari Zulhijjah” (HR. Tirmidzi) .
Dimulai sejak zaman Nabi Ibrahim AS, bulan ini adalah bulan pengorbanan, ketaatan, dan persiapan hati. Umat Islam disunnahkan berpuasa 7 hari ini untuk menyucikan hati sebelum puncak perayaan. Tidak ada kisah khusus satu hari, tapi rangkaian ibadah memuliakan bulan di mana haji dan kurban dilaksanakan.
📌 2. Puasa Tarwiyah
Waktu: 8 Zulhijjah (dua hari sebelum Idul Adha)
Arti Nama: Dari kata Tarwiyah artinya berpikir, merenung, atau memberi air/minum .
Sejarahnya:
Zaman Nabi Ibrahim AS: Di hari ini beliau merenung dan berpikir dalam hati, menyiapkan diri melaksanakan perintah Allah — yaitu menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, sebagai bukti ketaatan mutlak. Di hari ini juga jamaah haji dulu membawa persediaan air menuju Mina, makanya disebut Tarwiyah (pemberian air) .
Syariat ini diteruskan Nabi Muhammad SAW: kita ikut berpuasa agar hati ikut merenungkan makna ketaatan seperti Nabi Ibrahim, mempersiapkan hati sebelum hari Arafah.
📌 3. Puasa Arafah ✨ (Paling Utama)
Waktu: 9 Zulhijjah (sehari sebelum Idul Adha, bertepatan wukuf haji di Padang Arafah)
Arti Nama: Diambil dari nama tempat Padang Arafah, tempat jamaah haji berkumpul dan berdoa.
Sejarahnya:
- Berawal dari peristiwa besar: Nabi Ibrahim dan Ismail AS siap patuh melaksanakan perintah Allah — hingga akhirnya Allah mengganti korban dengan seekor domba besar, sebagai bukti Allah Maha Mengetahui dan Maha Memberi jalan.
- Di sini juga Nabi Adam dan Hawa bertemu kembali di bumi setelah diturunkan dari surga, saling ta’aruf (mengenal) dan bertaubat.
- Nabi Muhammad SAW pun berwukuf di sini, menyampaikan khotbah perpisahan, dan berdoa penuh pengharapan.
✅ Keutamaan Terbesar:
Nabi bersabda: “Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang” (HR. Muslim) .
Khusus: Disunahkan kuat buat yang tidak pergi haji; yang sedang haji tidak disunahkan puasa agar kuat beribadah.
✅ Ringkasan Urutan & Arti:
1. 1–7 Zulhijjah: Puasa Zulhijjah → Persiapan hati 🤍
2. 8 Zulhijjah: Puasa Tarwiyah → Merenung & siap taat 🤔
3. 9 Zulhijjah: Puasa Arafah → Puncak doa, taubat, penghapus dosa 🤲
4. 10 Zulhijjah: Idul Adha → Rayakan ketaatan & berkurban 🐑
Intinya: Semua puasa ini mengingatkan kita pada kisah Nabi Ibrahim & Ismail AS — tentang ketaatan, pengorbanan, dan kepercayaan penuh kepada Allah — yang menjadi asal mula perayaan Idul Kurban itu sendiri.